Tips Menghadapi UN

belajarModel / tipe siswa memang sangat beragam. Ada yang rajin,ada yang setengah rajin setengah pemalas, ada yang pemalas bahkan ada yang tidak peduli sama sekali terhadap pendidikannya. Jadi memang penanganan terhadap siswa memang harus fleksibel, tidak boleh kaku. Terkait tips cara sukses menghadapi ujian nasional memang kunci kesuksesan terbesar tetap ada pada individu masing-masing. Sebuah tips tidak sepenuhnya mampu memberikan hasil yang memuaskan jika tips hanya dibaca tanpa dibarengi dengan action yang nyata dan segera.

Inilah beberapatips cara sukses menghadapi ujian nasional :

1. Belajar Sudah pasti kalau yang ini bukanlah rahasia umum lagi. Metode belajarnya perlu ditata dengan baik. Mungkin kalian pernah mendengar istilah rajin belajar pangkal pandai, iya sepertinya istilah ini sangat tepat sekali. Mulai sekarang ditingkatkan belajarnya. Kalau dulunya malas-malasan segera dirubah menjadi rajin belajar ya.

2. Belajar cerdas Belajar yang cerdas bisa jadi pilihan. Ada kerja keras, ada juga kerja cerdas. Dalam hal belajar pun sama saja, belajar keras atau belajar cerdas? akan sangat optimal apabila kerja keras dan kerja cerdas kita kombinasikan.

3. Hafalan Mungkin ada yang sangat kesulitan ketika harus berhadapan dengan urusan hafal menghafal. Iya, itu dapat dimaklumi, karena memang kelebihan dan kelemahan orang itu memang berbeda-beda. Tidak bisa disalahkan juga. Tetapi jika mau menerapkan triknya, sepertinya kesulitan dalam menghafal akan dapat diatasi. Bagaimana, apa ada yang ingin tahu caranya? inilah caranya, coba baca yang ini, cara cepat menghafal dengan mudah.

4.Bagaimana dengan bahasa inggris? Salah satu diantara momok menakutkan bagi para siswa mungkin saja yang ini nih, mata ujian bahasa inggris. Bahasa bule memang susah – susah gampang. Ada yang bilang mudah, ada yang bilang sulit. Tetapi tenang, siapa tahu tips ini bisa memberikan bantuan bagi kamu semua. Manfaatkan kecanggihan teknologi, seperti google translate atau cara-cara lainnya kan sangat banyak. Inilah tipsnya, cara mudah belajar bahasa inggris tanpa ikut kursus. Semoga membantu ya. Perbanyak penguasaan kata dan grammar jangan sampai dilupakan. Dijamin jika kalian getol dan serius mempelajari dan memperdalam kemampuan bahasa inggris kalian, dijamin “tidak akan rugi”. Ingat, bahasa inggris merupakan bahasa dunia

5. Kurangi porsi bermain Seringkali kita sulit untuk mengurangi kegiatan tersebut, padahal waktu ujian sudah semakin dekat, bukannya dikurangi tapi malah ditambah. Wah, kalau yang model begini memang jangan sampai ditiru. Tidak sedikit orang tua yang sampai dibuat pusing karena hal ini. Padahal sudah merasa berulangkali memberikan peringatan kepada anak-anaknya untuk mengurangi bermaain dan banyak belajar karena ujian segera datang tetapi tidak pernah digubris oleh sang buah hati. Hal ini perlu kalian sadari dan perhatikan. Munculkan kesadaran dalam diri bahwa apalah arti bermain-main bila dibandingkan penyesalan jika nanti nilai hasil ujiannya jeblok bahkan maaf “tidak lulus”. Toh sehabis ujian bermain-main masih bisa dilakukan, kapanpun masih tetap bisa bermain. Tetapi kalau ujian, hanya diselenggarakan 1 kali dan pada waktu yang sudah ditentukan. Sadari hal ini.

6. Ikut les Biasanya banyak sekali para orang tua yang memiliki kesadaran diri yang tinggi dengan didukung kemampuan finansial yang menunjang banyak yang mengikutsertakan anak-ana mereka di lembaga-lembaga bimbingan belajar/les. Bahkan ada juga yang les privat di rumah. Nah, dengan mengikuti les ini, akan ada trik dan tips tertentu yang sangat membantu para siswa dalam menghadapi ujian nantinya. Bagaimana, apakah kalian juga sudah ikut les?

7. Matematika Bagi kebanyakan siswa peserta ujian,mata pelajaran matematika merupakan momok yang menakutkan. Kuasai rumus-rumus dan rajin berlatih mengerjakan soal adalah kuncinya. Karena, omong kosong belajar matematika tanpa dibarengi dengan latihan. Dengan seringnya berlatih mengerjakan soal, biasanya akan lebih mudah ingat kembali ketika waktu ujian muncul soal yang pernah dikerjakan pada waktu latihan. Tidak cuma matematika, mata pelajaran eksak yang lain juga sama saja, kuasai rumus dan diperbanyak porsi mengerjakan latihan soalnya.

8. Bagi yang sudah berpacaran, harap maklum jika putus sementara karena ujian, atau sekalian putus beneran saja ya? Bukan rahasia lagi banyak ABG sudah menjalin hubungan pacaran. Nah, seringkali banyak yang konsentrasi belajarnya menjadi kacau karena efek pacaran ini. Bilangnya belajar di kamar, eh setelah di cek oleh ayah ibu ke kamar, lho kok malah sms an, BBM an, asyik ngobrol via handphone. Wah, apa tidak parah kalau hal ini terjadi? lupakan dulu urusan pacaran, fokuskan diri kamu untuk menghadapi ujian. Apa sekalian putus beneran saja ya biar nggak ngeganggu? hmm kalau itu,, ya terserah kamu sendiri. Intinya fokuskan ujian lupakan dulu aktivitas pacaran.

9. Fokus Usahakan untuk bisa fokus dalam menghadapi ujian. Jangan selengekan. Siapa yang serius dan bersungguh-sungguh, dia pasti akan menuai hasilnya. Ingat, “man jadda wa jada”.

10. Belajar kelompok bersama teman-teman Bisa juga jika memang hal ini cocok bagi kalian. Saling sharing satu dengan yang lainnya akan dapat memecahkan persoalan yang mungkin tidak bisa diselesaikan pada waktu belajar sendirian di rumah.

11. Jaga kondisi kesehatan/Stamina Persiapan dalam menghadapi ujian terkadang memaksa para siswa sering melek pada malam hari, jadi kurang tidur. Oleh karena itu, kalian harus pintar-pintar menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran badan kalian. Bayangkan saja jika sudah mati-matian mempersiapkan diri menghadapi ujian, eh waktu hari H ujian tiba justru malah sakit dan masuk rumah sakit. Apa tidak rugi dua kali namanya? ingat, jaga kondisi badan kalian ya.

12. Percaya diri Kalian harus percaya diri ketika mengerjakan soal-soal ujian. Jangan mudah goyah karena pengaruh kanan kiri. Bisa jadi kan ada teman yang usil waktu ujian. Intinya pede saja, yakinlah pada diri sendiri. Kalian harus tenang. Karena tenang ketika menghadapi masalah lebih baik hasilnya dibandingkan dengan mereka yang kacau dan tergesa-gesa dalam menghadapi ujian. Buat kondisi mu senyaman mungkin.

13.Lebih baik tidur pada saat malam menjelang ujian Setelah sejak jauh-jauh hari melakukan berbagai persiapan yang panjang dalam rangka menghadapi ujian, lebih disarankan untuk memilih tidur saja pada saat malam ujian. Karena dengan tidur yang cukup, akan lebih baik bila dibandingkan mereka yang mengerjakan ujian sambil menahan kantuk karena malamnya tidak tidur atau kurang tidur.

14. Minta ijin dan pamit kepada orang tua sebelum berangkat ujian, bapak dan ibu minta doanya. Doa orang tua adalah salah satu kunci kesuksesan terbesar. Jadi, minta kepada bapak ibu klaian masing-masing agar ujian kalian dapat dilewati dengan mudah. Doa ibu sangatlah manjur. Ingat, surga ada di telapak kaki ibu.

15. Tingkatkan ibadah dan  doa kepada Tuhan YME Ingat “manusia hanya bisa berencana, tetapi Tuhanlah yang menentukan?” kalian wajib memohon kepada Tuhan YME agar senantiasa diberikan kemudahan dan pertolonganNya agar ujian kalian dimudahkan dan diberikan hasil yang terbaik. Semoga bermanfaat

Siap …Ujian Nasional Tahun 2014

unUjian Nasional tahun ajaran 2013/2014 tidak lama lagi dan diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan April untuk tingkat SMA/SMK/MA dan bulan Mei untuk tingkat SMP/MTs. Walaupun dari tahun ke tahun pelaksanaan Ujian Nasional selalu menuai permasalahan, namun Ujian Nasional untuk tahun ajaran 2013/2014 masih akan dilaksanakan di tingkat SMP dan SMA. Sedangkan untuk tingkat SD mulai tahun ajaran tersebut Ujian Nasional ditiadakan.

Adapun mengenai kriteria kelulusan untuk Ujian Nasional tahun ajaran 2013/2014 ada beberapa perubahan, yaitu pada Rumus Penentuan Nilai Sekolah (NS) yaitu Nilai Sekolah (NS) diperoleh dari 70 % rata-rata nilai raport semester 3, 4, dan 5 untuk tingkat SMA dan semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk tingkat SMP serta 30 % Nilai Ujian Sekolah.

Sedangkan untuk Rumus Penentuan Nilai Akhir (NA) tidak mengalami perubahan uaitu Nilai Akhir (NA) diperoleh dari 40 % Nilai Sekolah (NS) dan  60 % Nilai Ujian Nasional (UN). Kemudian untuk nilai terendah setiap mata pelajaran yang di UN kan masih tetap 4,0 dan rata-rata semua mata pelajaran yang di UN kan juga masih sama yaitu 5,5.

Sedangkan ketentuan lebih lanjut berkenaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional ini akan di tuangkan pada Prosedur Operasional Standar UN tahun pelajaran 2013/2014 yang akan ditetapkan oleh BSNP.

Permendikbud Nomor 97 Tahun 2013 tentang Kriteria Kelulusan Ujian Nasional 2013/2014  Download  Klik disini

POS UN Tahun Pelajaran 2013/2014.  Download  Klik disini

Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

 

 

 

Pelaksanaan Kurikulum 2013 SMK

DSC01062Meski telah berjalan 5(lima) bulan, penerapan kurikulum 2013 di beberapa sekolah percontohan termasuk di 13 SMK (Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek) bukan berbarti tanpa masalah dan hambatan.

Dari hasil kunjungan observasi ke sekolah sasaran, beberapa  masalah yang dapat dikemukakan diantaranya:

  1.  Siswa belum terbiasa dengan tuntutan pembelajaran kurikulum 2013. Hal ini  karena pada kurikulum 2013  metode pembelajarannya agak berbeda dengan kurikulum sebelumnya, yang mengharuskan siswa untuk berfikir kritis dalam menanggapi pelajaran. Fugsi guru di kurikulum ini hanya sebagai fasilitator
  2. Akibat siswa belum terbiasa, tidak jarang guru menggunakan kebiasaan lama
  3. Tidak sedikit guru menginterpretasikan  pengertian pendekatan pembelajaran saintifik identik sama dengan penggunaan IT dalam pembelajaran, padahal yang demikian kurang tepat.
  4. Tidak sedikit guru mata pelajaran kejuruan/paket keahlian merasa ada ketidakadilan perhatian kepada mereka, karena mata pelajaran kejuruan belum  ada panduan
  5. Terdapat  guru belum melakukan penilaian otentik, karena kurangnya pemahaman terhadap pengertian, teknik maupun saat pelaksanaannya.

Selama penerapan kurikulum 2013, pelatihan yang dilaksanakan pemerintah baru meliputi tiga mata pelajaran yakni, matematika, Bahasa Indonesia dan sejarah, sedangkan pelatihan untuk mata pelajaran lainnya belum dilaksanakan.

Walaupun di beberapa sekolah  telah melaksanakan induksi (melalui workshop internal) , sangat diharapkan adanya pelatihan seperti 3 mata pelajaran wajib, karena sangat besar manfaatnya bagi guru untuk penyamaan persepsi dalam penerapan kurikulum 2013.

Dari uraian di atas,  terdapat beberapa hal yang harus memperoleh perhatian:

  1. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan masih perlu menyelenggarakan lagi diklat impelementasi kurikulum 2013 baik bentuk maupun frekuensinya
  2. Pemerintah segera menerbitkan Peraturan terkait struktur kurikulum khususnya Mata Pelajaran Paket Keahlian
  3. Pemerintah segera menerbitkan perangkat-perangkat pendukung penilaian misal leger maupun buku induk
  4. Pemerintah perlu meninjau ulang pedoman penulisan  rencana penerbitan peraturan terkait Rapor / Laporan Hasil Ketercapaian Kompetensi Siswa

Akhirnya kita berharap tulisan ini dapat memberikan manfaat dan motivasi para pemerhati kurikulum  untuk berkomunikasi  yang pada gilirannya akan mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum 2013.

PENERAPAN ISO 9001:2008 DALAM PENDIDIKAN KEJURUAN

Sistem manajemen mutu ISO 9001: 2008  merupakan sistem manajemen dengan pendekatan kepada kepuasan pelanggan. Pelanggan pada sistem manajemen mutu adalah pelanggan internal, pelanggan eksternal, pihak yang berkepentingan (interested parties). Untuk dapat menerapkan pemenuhan kepuasan pelanggan ada Delapan Prinsip Dasar Manajemen Mutu yaitu :

[1] Customer Focus ( Perhatian pada pelanggan)

[2] Leadership(Kepemimpinan)

[3] Involvement of people (Pelibatan orang)

[4] Process approach (Pendekatan Proses)

[5] Sistem approach to management ( Pendekatan sistem pada manajemen)

[6] Continual improvement ( Perbaikan berkelanjutan)

[7] Factual approach to decision making ( Pengambilan keputusan berdasar-Fakta)

 [8] Mutually beneficial  supplier relationships ( Hubungan pemasok yang  saling  menguntungkan).

Implementasi dari delapan prinsip ini diwujudkan dalam persyaratan-persyaratan SMM ISO 9001:2008 dalam bentuk klausul/pasal-pasal.

Penerapan ISO 9001:2008 dalam pendidikan dimulai dari pertanyaan-pertanyaan berikut:

siapa pelanggan Anda?

siapa yang menerima pelanggan Anda?

siapa yang menyusun program?

siapa yang melaksanakan program?

siapa yang melakukan evaluasi program?

siapa yang melakukan verifikasi dan validasi program?

siapa yang mendukung proses dari perencanaan sampai evaluasi?

siapa yang melakukan outsourcing apabila kebutuhan SDM tidak ada di dalam organisasi?

 

Jawaban pertanyaan ini diikuti dengan penyusunan alur bisnis prosesnya. Bisnis proses adalah rangkaian aktifitas yang ada dalam organisasi/institusi, yang merupakan aliran input dan output yang terkait dari unit kerja satu kepada unit kerja lain atau dari pelanggan kepada organisasi.

 

Untuk dapat mengetahui proses-proses apa yang dilakukan pada organisasi maka diperlukan analisis pemetaan  bisnis proses (Business process mapping). Untuk dapat melakukan analisa  bisnis proses maka harus menjabarkan peran, tugas dan tanggung jawab yang ada pada

[1] Struktur organisasi,

[2] Mekanisme dan koordinasi dalam struktur organisasi,

[3] Menjabarkan aktivitas yang ada pada struktur meliputi tugas, tanggung jawab dan wewenang.

 

Pemetaan bisnis proses dilakukan untuk menyesuaikan rangkaian kegiatan organisasi dengan pasal-pasal dalam ISO 9001:2008.

Dalam pemetaan bisnis proses maka organisasi akan mampu

[1]  Mengidentifikasi proses-proses yang dilakukan di organisasi/sekolah,

[2] Mengukur keefektifan proses yang dilakukan dalam melayani kebutuhan pelanggan,

[3] Melakukan sinkronisasi pasal-pasal SMM ISO 9001:2008 dalam rangkaian proses di organisasi/sekolah,

[4] Mempermudah pihak ekternal dan internal untuk mendapatkan alur proses dan interaksinya yang ada di  organisasi/sekolah,

[5] Membantu auditor untuk memahami proses-proses yang ada di organisasi/sekolah.

 

Analisis keterkaitan proses di sekolah dengan Bisnis Proses lain yang dipersyaratkan oleh SMM ISO 9001:2008 perlu dilakukan mulai dari penerimaan Peserta Didik baru (PPDB), pelaksanaan Pembelajaran, sampai ke proses penelusuran tamatan.

Proses-proses atau aktivitas yang ada di sekolah antara lain

[1]Penerimaan peseta didik baru (PPDB),

[2] Promosi sekolah,

[3] Pengembangan kurikulum dan penerapannya,

[4] PBM,

[5] Ujian akhir sekolah,

[6] Uji kompetensi/sertifikasi,

[7] Ujian akhir nasional,

[8] Pembelajaran di dunia kerja,

[9] Penelusuran tamatan,

[10] Pengelolaan fasilitas,

[11] Pengelolaan unit produksi,

[12] Pelatihan SDM sekolah,

[13] Bimbingan karir (guru dan siswa),

[14] Penyusunan bahan ajar (modul),

[15] Kegiatan extra kurikuler,

[16] Pengadaan guru tamu/out sourcing,

[17] Kerjasama antar lembaga,

[18] Penyusunan program sekolah dengan komite sekolah,

[19] Kegiatan kreativitas siswa.

 

Proses-proses tersebut di atas dijadikan kerangka proses yang menyatu sehingga menjadi alur yang mengalir dari awal sampai akhir dalam satu persepsi, yaitu mulai penerimaan peserta didik baru sampai menamatkan peserta didik dan melakukan penelusuran tamatan.

Pembuatan kerangka bisnis proses diawali dengan menyusun matrik analisis antara proses yang ada di sekolah dipadankan dengan pasal-pasal SMM ISO 9001:2008 dan  dijelaskan dalam uraian dan tugas serta tanggung jawab setiap orang dalam organisasi sekolah.

 

NO

PROSES DI  SEKOLAH

PASAL-PASAL ISO

URAIAN

TANGGUNG JAWAB

1 Penyusunan Program Sekolah dengan Komite sekolah 5.4.2.a / 4.1.d -Penyusunan

-RAPBS

Kepsek /Ka Komite
2 Penerimaam Peserta Didik Baru 7.2.2.a Tujuan persyaratan berkaitan dengan kompetensi Waka Kesiswaan
3 Pengembangan Kurikulum 7.3  (7.3.1 s.d. 7.3.7) Perancangan dan pengembangan /sinkronisasi dengan kebutuhan masyarakat Waka Kurikulum
4 PBM di Sekolah 7.5.1 PBM di Sekolah Ka. Prog
5 PBM di dunia kerja 7.5.1 PBM di Idunia kerja Ketua program
6 Pengadaan guru tamu 7.4, 7.4.2.b / 6.2.1 Penyedian SDM dari luar sekolah (outsorcing) Waka Humas
7 Ujian Akhir Sekolah 8.2.3 / 8.2.4 / 8.4 Uji Komp/Evaluasi/

Remidial/Data Statistik

Ka.prog /Waka Kur
8 Ujian Akhir Nasional 8.2.3 / 8.2.4 UAN Waka Kur/KaProg
9 Pengelolaan Fasilitas 6.3 Perbaikan dan pemeliharaan Sapras. Waka sarana
10 Pengelolaan Perpustkaan 6.3 Penyimpanan dan perawatan buku perpus. TU
11 Pengelolaan unit produksi 7.5.2 / 7.5.1 /

5.2.1 / 4.1.a

Produksi sebagai wahana PBM/Org UP Waka humas
12 Pengelolaan  UKS 6.1.b / 6.2.2.b Ekstrakurikuler dan /pelatihan uks Waka

Siswa

13 Organisasi Kesiswaan 5.4.2.a / 4.7.1.a / 6.1.b Osis/Pelatihan Waka Siswa
14 Koperasi Sekolah 5.4.2.a / 7.5.1 / 6.2.2.b Organisasi/PBM/Pelatihan Waka Siswa
15 Pelatihan SDM Sekolah/ Bimbingan karir guru 6.2.1 / 6.2.2 Kualifikasi Guru/Kompetensi Guru/TAUS dan teknisi Waka Kur/

TU

16 Bimbingan Karir/

Penyuluhan siswa

6.2.2.d / 8.5.2 / 8.5.3 Pemantauan siswa/pembinaan siswa/pelatihan siswa BP/BK
17 Penyusunan bahan ajar (modul) 7.1.b Bahan ajar, modul Ka.Prog
18 Kegiatan Ekstra kurikuler 6.2.2.b / 7.5.1 PBM/pelatihan siswa Waka Siswa
19 Kerjasama antar lembaga 7.2.2.b MOU Waka Humas
20 Pemasaran tamatan 7.2.3 / 7.5.4.f BKK/kontrak kerja Waka Humas
21 Penelusuran tamatan 7.5.3 / 8.4 Pendataan tamatan/analisa statistik Waka

Humas

22 Administrasi Sekolah 4.2.3 / 4.2.4 Pengendalian dokumen/

pengendalian rekaman/ adm sekolah

TU,  Ka.Prog

Guru

23 Kepemilikan pelanggan (siswa) 7.5.4 Penyimpanan data siswa (buku induk, ijasah dll) TU
24 Promosi Kompetensi Siswa 7.2.3 / 8.2.3 / 8.2.4 Uji Kompetensi Ka Sek,

Mudah-mudahan postingan ini bermanfaat, tak ada gading yang tak retak mohon saran yang membangun. Terima kasih

Sumber :

Drs Ismanto Tri W (P4TK Bispar Sawangan).  Materi Workshop Implementasi ISO 9001 , 2007

Terjemahan Bebas IWA 2 : 2007